Sabtu, 23 September 2017

MTs MA Darul Falah Laksanakan Pelatihan Guru Bidang IT


Langgapayung. Guru mesti senantiasa mengembangkan dirinya untuk meningkatkan profesionalisme. Kompetensi  pedagogik dan profesional guru mesti senantiasa diasah untuk mengimbangi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.  Berkaitan dengan kompetensi tersebut, guru-guru MTs dan MA Pondok Pesantren Darul Falah Langgapayung melaksanakan Pelatihan Peningkatkan Kompetensi guru. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak tanggal 18 s.d. 30 September 2017 setiap sore jam 14.00 – 17.00 Wib bertempat di Pondok Pesantren Darul Falah. Kegiatan pelatihan difokuskan pada penguasaan bidang teknologi informasi (IT) sebagai media pembelajaran, diikuti oleh 26 orang guru.

Kamis, 04 Mei 2017

Kegiatan Rutin Mingguan di Pondok Pesantren Darul Falah Langgapayung

       Membaca  Al-Quran dengan Bertajwid  dengan Metode Halaqah
Dilaksanakan Setiap Hari Minggu, Senin dan Selasa Malam Ba'da Maghrib


Rabu, 05 April 2017

Kegiatan-Kegiatan Rutin Harian Pondok Pesantren Darul Falah Martopotan, Langgapayung

     

 
      Shalat berjamaah 5 waktu di Aula Pondok Pesantren Darul Falah

     Pembelajaran di kelas dengan pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inspiratif, Kreatif,         Efektif dan Menyenangkan).

     Kegiatan Apel Pagi Siswa

 

Senin, 03 April 2017

TATA TERTIB SISWA/SANTRI MTS DAN MA PONDOK PESANTREN DARUL FALAH MARTOPOTAN, LANGGAPAYUNG

      


    A.      TATA TERTIB UMUM
     1.       Siswa harus hadir di madrasah  15 (lima belas )  menit  sebelum pelajaran dimulai dan mengikuti         apel pagi,
    2.       Pelajaran dimulai pada pukul 07.30 Wib s/d pukul 13.30 Wib kecuali Hari Jumat s/d pukul 11.15         Wib.,
     3 .      Setiap hari Senin wajib mengikuti Upacara Penaikan Bendera Merah Putih,
     4.       Siswa harus memakai pakaian seragam sekolah, yaitu:
a.    Hari Senin s/d Selasa  seragam putih- biru untuk siswa MTs dan putih-abu-abu untuk siswa MA, Rabu s/d Kamis  seragam baju batik  dan menutup aurat (busana muslim/muslimah),
b.    Baju dimasukkan ke dalam celana bagi laki-laki dan baju kurung bagi perempuan,
c.     Ukuran panjang rok/celana dimulai dari pinggang sampai bawah mata kaki, 
d.    Hari Jum’at s/d  Sabtu seragam pramuka lengkap dengan baret-baretnya,
e.    Baju seragam harus dipasang atribut madrasah,
f.     Memakai sepatu berwarna hitam dan terbuat dari bahan kain dengan kaus kaki  warna putih pada hari Senin s/d Kamis dan kaus kaki warna hitam pada hari Jum’at s/d Sabtu,
g.    Memakai ikat pinggang warna hitam,

Rabu, 08 Maret 2017

Profil Pendiri/Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah Langgapayung


Pendiri Pondok Pesantren Darul Falah Martopotan-Langgapayung tak lain adalah Bapak AMARULLAH NASUTION. Ia dilahirkan di Dusun Martopotan Kelurahan Langgapayung tanggal 29 Juli 1943 dari Ibu Hj. Sori Omas Hasibuan dan Ayah H. Baginda Pinayungan Nasution (keduanya telah almarhum), sekarang berdomisili di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, telah menikah dan mempunyai 8 orang putra/i. Ia menempuh pendidikan formal mulai SR 6 tahun plus kelas II Madrasah Diniyah, SMP, SGB dan SMA hingga perguruan tinggi. Serjana Ekonomi (SE) lulus dari Fakultas Ekonomi UI Jakarta 1971. Master (S2) dari University of Georgia, Athen's 1989 dan Doktor (S3) lulus dari University of Georgia, Athen's 1993 keduanya di Amerika Serikat, dalam bidang Manajemen Bisnis.

Sejarah Singkat Berdirinya Pondok Pesantren Darul Falah Martopotan Langgapayung


           Pondok Pesantren Darul Falah didirikan pada tanggal 13 Juli 1994 di Langgapayung, Kec. Sungai Kanan, Kab.Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Ketua yayasan : DR. H. Amarullah Nasution, SE, MBA. Dengan tujuan membentuk manusia  pembangunan yang beragama dan berpancasila yang sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dapat mengembangkan kreativitas dan tanggungjawab, dapat mengembangkan sikap demokrasi dan tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi disertai budi pekerti yang luhur.



Kehadiran Pondok Pesantren Darul Falah dilatar belakangi oleh adanya ide beberapa orang putera-puteri Sumatera Utara  yang berada di Jakarta pada tahun 1980-an yang kemudian mendirikan suatu yayasan yang bernama: "Yayasan Pendidikan Batak Muslim Indonesia". Pertimbangan memilik lokasi Langgapayung sebagai tempat berdirinya Pondok Pesantren Darul Falah adalah sebagai berikut: